Bertahan Setelah Perceraian

Memang menyakitkan berpisah dari pasangan yang selama ini selalu menjadi bagian dari hidup. Nyatanya memang banyak orang lebih memilih sakit secara fisik daripada harus sendiri dan kesepian karena patah hati.

Padahal yang terpenting adalah bagaimana anda mengakhiri tahap kehidupan tersebut dan memulai babak baru dalam hidup. Inilah beberapa tips yang mungkin berguna untuk memudahkan anda melupakan mantan dan melanjutkan hidup anda dengan cara normal:

1. Perhatikan diri sendiri.

Putus atau perceraian bukan masalah yang langka, sering terjadi bahkan bisa beberapa kali dalam tahapan hidup. Yang penting adalah jangan merasa bahwa sudah tidak ada orang yang memperhatikan atau sayang pada anda atau merasa selalu terbuang. Biarkan batin anda sejenak merenung lalu ingatlah bahwa anda tidak harus sempurna di hadapan semua orang setiap saat. Tak ada orang yang seperti itu. Tinggalkan peristiwa kemarin sebagai pelajaran.

2. Terima kesendirian anda

Menjadi sendiri memang berat, apalagi bila anda selalu membayangkan kehidupan bersama pasangan anda atau membayangkan anda kembali padanya. Yang penting adalah bagaimana anda dapat menikmati kesendirian seperti sebelumnya sebelum anda memulai hubungan yang baru dengan orang lain.

Menjadi sendiri berarti anda memiliki kebebasan untuk melakukan apapun yang anda inginkan. Nonton film kesayangan yang mungkin sudah jarang anda lakukan atau mematikan handphone saat biasanya mantan anda menelpon. Lakukan ritual pembersihan dengan membuang segala memori tentang mantan seperti foto, email-email. Anda akan merasakan sesuatu yang berbeda bila berhasil melakukannya.

3. Kenali dan lepaskan perasaan anda

Berpisah memang menyisakan banyak perasaan, dari kesedihan yang sangat sampai perasaan ingin marah. Penting untuk mengetahui untuk mengenali perasaan anda dan tahu bahwa itu akan sangat melukai diri anda dan kemudian meninggalkannya.

Jika saat ini anda sedang berjuang untuk melupakan dia, cobalah untuk menuliskan perasaan anda pada selebar kertas lalu sobek dan buang. Buang jauh segala pikiran negatif tentang diri anda.

Dalam usaha melupakan si dia lakkan semuanya dengan positif. Olahraga, musik, melukis atau menulis bahkan tidak dilarang untuk menangis, berteriak atau mengeluh tentang perasaan anda.

4. Ingat keburukan mantan

Mudah untuk mengingat segala kebaikan mantan, tapi ingat bahwa tak ada gading yang tak retak. Ingat segala kejelekan dari mantan anda, bagaimana ia begitu membosankan dan terlalu sensitif misalnya, maka anda akan lebih mudah melupakannya.

5. Jangan membuat kontak apapun dengan mantan

Satu bagian yang paling susah dari perpisahan adalah kesendirian. Usahakan untuk tidak tergoda untuk berhubungan dengannya lagi saat anda merasa sendiri atau sedih.

Walaupun mantan anda mungkim merupakan sumber ketentraman anda, menghubunginya akan membuat anda semakin sulit untuk melupakannya. Carilah sumber ketentraman baru dari teman anda yang lain, keluarga atau bergabung dengan komunitas online.

6. Lakukan kegiatan/hobi baru

Tanpa pasangan maka anda memiliki kebebasan untuk mencoba segala sesuatu yang baru. Manjakan diri anda dengan melakukan kegiatan yang tidak mungkin dilakukan saat anda masih berpasangan dengan mantan anda. Ambil kursus fotografi misalnya atau menulis puisi. Anda akan bertemu dengan orang baru yang memungkinkan anda punya pengalaman baru.

7. Jangan terobsesi atas kesalahan yang lalu

Perpisahan biasanya terjadi tidak disebabkan oleh peristiwa atau sebab yang khusus. Perpisahan bisa terjadi bila ada jarak (baik fisik atau psikis) antara keduanya. Tetapi bukan berarti andaa tidak perlu belajar akan peristiwa yang kemarin. Hanya saja daripada anda memfokuskan diri pada peristiwa kemarin, akan lebih bermanfaat bila anda berpikir saat ini dan mulai bermimpi untuk kedepan.

Anda akan temukan seseorang lain yang terbaik dan pas. Siapa tahu? Seseorang itu mungkin datang dari sisi yang anda tidak duga sama sekali sebelumnya

Selamat mencoba.

Tag: , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: