Sosok Misterius NAMRU

NAMRU-2 (Naval Medical Research Unit 2) merupakan Unit Penelitian Kesehatan Angkatan Laut Amerika, yang didirikan atas kerjasama dengan Yayasan Rockefeller selama perang dunia II. Misi utamanya adalah mempelajari penyakit menular yang banyak terdapat di Asia.

Tahun 1955 NAMRU-2 mulai beroperasi di Taipei, Taiwan dengan masa kerja 24 tahun. Selama konflik Vietnam NAMRU-2 Taipei juga mengambil bagian untuk mendukung operasi militer di Asia Tenggara. Tahun 1968 dimulai penjajakan terhadap pemerintah Indonesia melalui Menteri Kesehatan untuk mendirikan fasilitas NAMRU-2 di Jakarta sebagai perpanjangan NAMRU-2 Taipei. Tahun 1970 NAMRU-2 resmi bekerja di Indonesia yang dikhususkan untuk penelitian terhadap penyakit menular bagi kepentingan militer Amerika maupun Departemen Pertahanan.

Tahun 1979 kantor pusat NAMRU-2 di Taipei dipindah ke Manila, Philipina. Kekacauan politik yang terjadi di Philipina tahun 1990 mengancam banyak personil NAMRU-2 yang berkewarganegaraan Amerika di Philipina. Setelah melakukan negosiasi dan pendekatan terhadap pemerintah Indonesia, dicapai kesepakatan untuk memindahkan kantor pusat NAMRU-2 di Jakarta.

Selanjutnya NAMRU-2 memiliki tugas meneliti ancaman penyakit bagi personil tentara Amerika yang diterjunkan di Laos, Vietnam dan Kamboja. NAMRU-2 juga berkolaborasi dengan pemerintah setempat di lokasi kerja mereka. NAMRU-2 juga berpartisipasi dalam latihan militer Amerika seperti Cobra Gold, Tandem Thrust dan CARAT Cruise. Terakhir WHO menugaskan NAMRU-2 untuk menjadi Pusat Penelitian WHO untuk Penyakit-penyakit baru di Asia Tenggara.

Di Jakarta, NAMRU-2 menempati lahan lebih dari 5,5 hektar dengan fasilitas berupa laboratorium lengkap, kantor dan ruang logistik penyimpanan yang berlokasi di Badan LITBANGKES di Jalan Percetakan Negara Jakarta.

Fasilitas yang dimiliki sangat lengkap dengan fasilitas hewan yang telah diakreditasi oleh American Association for the Accreditation of Laboratory Animal Care (AAALAC). Termasuk 220 meter persegi laboratorium BL3 yang awalnya merupakan fasilitas penelitian medis militer Amerika di Korea. Sebagai tambahan, mereka juga mendirikan fasilitas penelitian lain di Indonesia yaitu di Jayapura irian Jaya seluas 420 meter persegi.

Kegiatan NAMRU-2 yang tertutup bagi akses publik menjadikan NAMRU-2 sosok yang misterius. Selama lebih dari 30 tahun beroperasi di Indonesia tidak banyak manfaat yang dirasakan dan tidak ada transparansi kinerja. Ketiadaan transparansi kerja ini yang menjadikan banyak pihak curiga akan keberadaan NAMRU-2 di Indonesia.

Heboh buku karangan Menteri Kesehatan Indonesia yang merasakan Indonesia hanya menjadi obyek dalam mengatasi virus flu burung H5N1 menjadikan NAMRU-2 sebagai sasaran tembak. Banyak pihak yang curiga bahwa NAMRU-2 juga berperan dalam mengembangkan senjata biologis bagi kepentingan militer Amerika. Belum lagi beberapa staf di NAMRU memiliki kekebalan layaknya pejabat diplomatik.

Beberapa waktu lalu, NAMRU 2 dilarang beroperasi di Indonesia. Menteri Kesehatan pun melarang rumah sakit mengirim virus flu burung atau H5N1 ke NAMRU 2. Pemerintah harus memperbarui perjanjian jika tetap mengadakan kerja sama dengan NAMRU 2. Perjanjian harus mengatur transparansi kinerja NAMRU. Selain itu, harus ada keuntungan yang diberikan NAMRU 2 bagi untuk masyarakat.

Tag: , , , , ,

2 Tanggapan to “Sosok Misterius NAMRU”

  1. suraniningsih Says:

    Asw.
    Saya sedang tertarik menulis sebuah tulisan tentang NAMRU, sebagai bahan opini di kampus saya (ITB). Boleh saya tahu data2 dari tulisan ini diperoleh dari mana saja?
    Selain itu, ada sebuah pertanyaan, kira2 kalau PUN NAMRU mau bekerja sama ke depannya dan mulai memberi manfaat kepada Indonesia, apa lantas NAMRU sebegitu mudahnya diizinkan lagi? Menurut saya ini bukan hanya pada aspek kemanfaatan saja. Melainkan lebih luas lagi, seperti aspek kontribusi penelitian peneliti dalam negeri hingga aspek kedaulatan bangsa ini.

    Afwan, saya masih belum banyak mengerti. Mohon informasinya.
    Wass.

  2. gadgetplus Says:

    A’kum ww
    Tulisan ini saya dapat dari US DoD GEIS (US Department of Defense Global Emerging Infections Surveillance and Response System).

    Walaupun di sana tidak (mungkin saya belum baca) diperoleh data yang pasti tentang penyalahgunaan NAMRU untuk intelejen, tapi dengan posisi NAMRU-2 yang berada di bawah Dept Pertahanan, saya rasa sudah cukup bagi kita untuk memberi perhatian lebih.

    Beberapa waktu yang lalu saya dapat email dari teman wartawan yang pernah diundang ke Israel, diceritakan bahwa ternyata ia disambut oleh agen Mossad yang sangat fasih berbahasa Indonesia. Ternyata agen tersebut pernah tinggal di Ciputat dan punya usaha 20 gerobag roti.

    Sekarang tergantung bagaimana kita mengambil sikap sja kan…???

    sumber: http://www.geis.fhp.osd.mil/

    www

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: