Sekurangnya ada 9 unsur yang menyebabkan Windows Vista tidak sukses menggeser Windows XP sebagai pendahulunya. Mulai dari kebingungan pasar sampai janji-janji yang tidak terpenuhi. Sebmbilan unsur tersebut antara lain:
1. Kebingungan pasar. Sejak awal konsumen sudah dibingungkan dengan banyaknya versi OS yang dijual. Padahal yang diperlukan hanya satu terbaik saja. Sepertinya Microsoft hanya tahu menjual saja tapi tidak mengetahui keinginan pasar.
2. Ukuran. Dua kata saja, TERLALU BESAR.
3. Komponen yang hilang. WinFS sebagai pilar inti, dalam Vista sudah dihilangkan.
4. Boros baterai laptop. Harusnya diperbaiki dengan membetulakn kode dan pemakaian hard disk hibrid
5. Salah kampanye. Stiker “Windows Vista Capable” yang terpasang pada PC merupakan ide cemerlang. Tetapi jika konsumen tidak menemukan kecocokan PC yang mereka beli atau mengalami banyak kesulitan dengan Vista, itu adalah alamat buruk.
6. Driver tidak bekerja. Banyak driver yang bekerja pada XP tidak dapat bekerja pada Vista.
7. Konflik hardware. Tidak adanya saran dan support yang konsisten bagi konsumen dan Microsoft hampir tidak melakukan apapun untuk membantu. Bahkan konsumen sering dibingungkan dengan tawaran upgrade.
8. XP Mania. Konsumen terlanjur cinta dengan Windows XP, hal ini yang membuat Vista seperti kedodoran di pasar menghadapi kakaknya sendiri.
9. Performa. Tidak seharusnya anda menjual OS baru yang dikembangkan selama 4 tahun tetapi memiliki performanya buruk. Performa OS seharusnya menjadi andalan pertama dalam daftar produk.
Mungkin masih banyak unsur lain yang menjadi “kegagalan” dalam Windows Vista ini. Ada yang mau menambahkan?
disarikan dari Pcmag